Social Icons

Pages

Kamis, 21 Februari 2013

Usaha - usaha yang dapat dilakukan mengatasi global warming


Enam jenis gas yang digolongkan sebagai gas rumah kaca, antara lain:
  1. Karbondioksida (CO2) yang berasal dari pembakaran bahan bakar fosil (minyak bumi, batu bara, dan gas alam).
  2. Metana (CH4) berasal dari areal persawahan, pelapukan kayu, timbunan sampah, proses industri, dan eksplorasi bahan bakar fosil.
  3. Nitrous Oksida (N2O) yang berasal dari kegiatan pertanian atau pemupukan, transporasi, dan proses industri.
  4. Hidroflourokarbon (HFCs) berasal dari sistem pendingin, aerosol, foam, pelarut, dan pemadam kebakaran.
  5. Perflourokarbon (PFCs) berasal dari proses industri.
  6. Sulfurheksafluorida (SF6) berasal dari proses industri.

Perubahan iklim dapat kita antisipasi salah satunya dengan adaptasi (penyesuaian) terhadap perubahan iklim yang bertujuan untuk meminimalisasi dampak yang telah terjadi, mengantisipasi resiko, sekaligus mengurangi biaya yang harus dikeluarkan akibat perubahan iklim. Hal-hal yang dapat dilakukan untuk beradaptasi antara lain:
  1. Memahami kondisi cuaca dan pergerakan angin sebelum beraktivitas.
  2. Penyesuaian pola tanam yang mengikuti peruahan musim.
  3. Tidak menggali tanah yang miring di lereng bukit atau gunung untuk mencegah longsor.
  4. Bagi yang bertempat tinggal di dekat pantai, agar mewaspadai pasang air laut.
  5. Membudayakan hidup bersih dan membiasakan membuang sampah pada tempatnya unuk mencegah banjir karena tersumbatnya aliran air.
  6. Membuat bak atau kolam untuk menampung hujan dan membuat sumur resapan.
Usaha-usaha yang dapat dilakukan untuk mengurangi efek rumah kaca sehingga dapat memperlambat laju pemanasan global adalah:
  1. Membudayakan gemar menanam pohon dan menggunakan tanaman hidup sebagai pagar rumah.
  2. Penebangan pohon harus diikuti dengan penanaman kembali bibit pohon yang sama dalam jumlah lebih banyak.
  3. Hindari membakar sampah.
  4. Jangan membuka lahan dengan membakar.
  5. Hemat energi.
  6. Usahakan menggunakan transportasi umum dan kendaraan yang berbahan bakar ramah lingkungan.
  7. Rawat mesin kendaraan secara berkala agar emisi gas buang kendaraan baik.
  8. Bagi industri, selalu memantau emisi gas buang limbahnya.

0 komentar:

Poskan Komentar

 

Sample text

Sample Text